Skip to main content

Bolu gulung saus selai mangga


Karena dapur internasional-nya KAIST mau diberesin sama kampus, jadi kami sebagai penggunanya harus mengungsikan sejenak barang2 dan bahan2 makanan yang ada. Sebagian, yang dalam kulkas, masuk ke rumah di Eoeun-dong. Berhubung sekalian makan malam, jadilah kami para penggunanya sekalian juga masak di rumah. Biasanya tiap weekend begini masak yang asyik-asyik menu penganan ala kampung halaman seperti risoles, siomay, mie ayam, martabak, dst. Minggu kemarinnya sudah masak martabak, jadi minggu ini ditetapkan masak bolu gulung.
Gak begitu sulit, apalagi semua bahan mudah tersedia kayak tepung, telur, gula dan kawan-kawan. Mixer juga ada, oven ada, tinggal masak aja :D
Nahh.. begitu lah, setelah bolunya jadi, ternyata lupa beli susu buat bikin saus krim coklat. Akhirnya dengan sedikit coba-coba, manasin butter lalu masukkin sirup mangga, campur tepung kentang, sama tepung gula. Aduk-aduk. Eh, ternyata jadi selai mangga ^_^ walaupun agak-agak kenyal (kayanya -pasti deh, bukan kayanya- tepung kentangnya kebanyakan). Tapi rasanya tetap lumayan enak. Pas ama bolunya yg rada-rada kelebihan empuknya (pasti ini gara-gara kebanyakan putih telur...).
Ini cuma selingannya. Makan malamnya? Dual combo ayam gulai dan ayam gulai yg dipanggang, dimakan bersama nasi hangat dan abon cabe. 
막뇨스 입니다~

Comments

Popular posts from this blog

Nonton konser Momusu...

... di Olympic Hall, Olympic Park, Seoul hari minggu kemarin... Karena tak boleh motret dalam ruangan konser, taspun harus dititipin, jadi cuma bisa motret di luaran, di dalam.. ya pake kamera ponsel seadanya. Konsernya sendiri... hmm... not bad. Walaupun sudah tidak mengikuti perkembangan Momusu, tapi karena mereka menyanyikan seluruh single mereka dari Morning Coffee sampai yg terakhir (entah apa), jadi menyenangkan juga (sempat ikut teriak 'oi! oi! oi!' di single2 lama, dan tau2 sudah mengacung2kan tangan di lagu Happy Summer Wedding... hahaha...). Yang cukup mengejutkan, di sini ternyata lebih banyak cewek yg nonton dan histeris, dibandingkan yg biasa di lihat di dvd konser kan biasanya mas mas otaku... Toyyib... toyyib.... hihi...

What is wrong with those Gals?

Di cerita2 Indonesia jaman dulu: Sangkuriang, Roro Mendut, Putri Jambe, semuanya bercerita tentang cewek yang menerima lamaran cowok, tapi dengan syarat mesti membuat sesuatu yang luar biasa. Setelah itu, melihat sang cowok mampu melakukan syarat-syarat yg dia tentukan, dengan segala upaya akhirnya menggagalkan upaya sang cowok dengan berbagai macam tipu daya. Jadi inikah stereotip wanita Indonesia? Daripada menolak, lebih baik membuat sang cowok bahagia terlebih dahulu, setelah itu ditipu? Cuma mendeduksi fakta... tiada maksud menyinggung... ^_^v *kabur...* oh iya, saya belum nerusin Reason #2 ya... ^^;;;

Kunjungan ke Kareem

... bahkan bumbu nasi kebabnya pun dibungkus sampai ke Daejeon.. ntar masak deh di mabes.. Teringat request Umar ttg foto2 di Kareem, saya jadi ngubek2 isi hdd nyari2 itu foto2 jaman berkunjung ke warung kebabnya Anna Maria bukan Roy Marten berjudul Kareem bukan Abdul Jabbar pula... Setelah siang resah, malam gelisah, makan tak enak, tidur tak nyenyak memikirkan raibnya foto2 itu di hdd, akhirnya tadi malam saya temukan teronggok begitu saja di folder dengan judul "New Folder" di notebook (astaga... di sana ternyata...). Jadilah saya upload..