Skip to main content

Posts

Showing posts with the label china

Mausoleum of the First Qin Emperor (The Terracota Army)

Masih berhubungan dengan jalan2 ke Xi'an bulan lalu, saya ingin cerita tentang museum yang diberi nama Musoleum Kaisar Qin Pertama, atau yang lebih dikenal dengan museum Terracota Army (di China sendiri, tempat ini diberi nama "秦兵马俑和秦始皇陵", yang artinya menurut mbah Google: "Qin Terracotta Warriors and the Emperor Mausoleum"). Museum, hmm.. lebih tepatnya kompleks museum, yang terdapat ratusan patung pasukan tentara dan kuda kaisar Qin, setiap patung punya wajah yang berbeda dan pakaian berbeda bergantung pangkatnya. Museum ini terletak agak jauh di luar kota Xi'an, kira-kira 32 km ke arah timur laut, sekitar 1.5 jam perjalanan naik bis patas jurusan Xi'an <-> Museum. Kita bisa naik bis patas ini dari stasiun Xi'an. Ongkosnya 7 yuan saja (sekitar kurang dari 1400 won). Kalau nggak begitu paham bahasa Mandarin plus agak buta hurufnya (seperti saya.... -_-), pertama-tama agak bingung mencari tempat ngetemnya bis ini. Dari hotel, saya naik taks...

Grand Masjid of Xi'an, China

Mau menceritakan tentang Mesjid Agung Xi'an di China yang dikunjungi beberapa minggu yang lalu. Beberapa bagian isi tulisan ini disadur dari buku panduan Mesjid Agung Xi'an yang diberikan kalau kita membeli tiket di pintu gerbangnya. Mesjid yang didirikan tahun 742 pada saat pemerintahan Dinasti Tang ini terletak di sekitar tengah-tengah kota Xi'an, hampir persis mesjid2 agung yang ada di kota2 di Indonesia. Lokasi persisnya terletak di belakang Muslim street, agak tersembunyi di balik toko-toko dan restoran-restoran. Dari tengah-tengah kota Xi'an, sekitar apa yang dinamakan Bell Tower (mirip2 Namdaemun di Seoul, tapi ada genta besarnya, hence "bell tower"), kita berjalan kira2 100 meter ke Barat, menemukan Drum Tower (seperti Bell Tower, tapi banyak bedugnya, hence "drum tower"), tepat di belakangnya itulah Muslim street. Sebuah jalan yang membentang utara dan selatan di sisi kiri dan kanannya banyak restoran-restoran yang menyediakan masakan ...

A Visit to Xi'an

Kedua kalinya menginjak tengah-tengah dunia, kali ini lebih ke tengah dikit, ke Xi'an, kota yang terkenal dengan patung2 terracotta army (pasukan kaisar Qin), mesjid besar, dan beragam historical place seperti benteng yang mengelilingi kota, pagoda bertingkat, taman raja, etc etc yg banyak tak terkunjungi -_-;;; Untungnya hotel tempat nginap ada di tengah kota, jadi malam2 masih bisa ngider cari makan ke Muslim street, cari makanan halal nan murah, foto sana sini secukupnya, naik bis kota yang terbuat dari kaleng XD (jauh dekat 1 yuan, kalau ada kondektur 2 yuan). Mungkin memang waktunya kurang tepat, tapi selama di sana, langitnya selalu ditutup kabut, entah debu atau emang polusi, tak pernah melihat awan selama di sana, kecuali beberapa saat di pagi hari di hari terakhir (soalnya malamnya hujan rada lebat). Beberapa malam, makan malam di Muslim street, makan chinese food yg halal dan berkolesterol tinggi :D Sambil lihat-lihat keramaian, kaki lima, orang2 jualan makanan-makanan kh...

Wisata Kuliner Buffet Chinoise

Tiga kali ke restoran china untuk makan buffet

Shenzhen-style Teikokukagekidan (帝国歌劇団 ) ? -_-a

Pertunjukan drama kolosal tentang kebudayaan China di Shenzhen (yg kata pak hulubalang, "begitu-begitu saja"... heheh...). Kebetulan dapat tempat duduk di bagian depan, jadi bisa motret sepuas hati (walaupun sudah ada larangan untuk memotret ^^;;;) Too lazy to choose good pictures and give caption to the pictures... so... enjoy...

Shenzhen Trip

Harga murah, rasa lezat Dengan maksud dan tujuan (dan juga biaya.. hehe..) yang sama seperti waktu ke Marrakech, San Jose dan Lausanne, kali ini dapat rejeki pergi ke tengah-tengah dunia (China -> 中国 -> negeri di tengah), tepatnya ke Shenzhen, tepat di sebelah Hongkong. Acaranya? Lupakan 6 hari pertama... selain makan malam di restoran2 jepang, china, dan melayu.. ^_^ plus P3 : Pijat Penuh Penderitaan XD XD, pijat seluruh tubuh 60 menit 30 yuan, besok paginya badan sakit sakit dan pegal pegal seperti habis kerja paksa membangun tembok Cina... T_T Hari terakhir, berkunjung ke Shenzhen Book City (setelah "disesatkan" oleh pegawai hotel ^_^;;; turun satu stasiun subway dari semestinya, lalu tanya sana sini tidak ada yg mengerti, walaupun pak Hulubalang sudah mengeluarkan semua jurus bahasa Mandarinnya... akhirnya jalan mengikuti insting pak Lurah yang ternyata benar.. hahaha... sampai-sampai terlihat norak waktu akhirnya menemukan toko buku itu tepat di depan pintu keluar ...

Wisata Kuliner Shenzhen

Sebagian besar (alias belum semua, karena masih ada 1 malam di Shenzhen dan beberapa jam di Hongkong, besok) hasil berburu nafsu duniawi (hahaha...) di Shenzhen, Cina, sebelahnya Hongkong. Diet in China? Hil yang mustahal!!! ^_^