Skip to main content

Posts

Showing posts with the label puasa

Paman dan Temannya

Dua orang pamans yang sudah kenal sejak lama (yang satu udah laku, yang satu masih sibuk berwaifu), kembali bersua setelah sekian lama di Tokyo. Pas ada acara pengajian menyambut bulan suci Ramadhan. pak Ustad: "Sebagian mahzab menyatakan bahwa apapun itu, selama masuk ke dalam lambung berarti membatalkan puasa..." Paman 1: (tentu saja dengan volume suara untuk antar-pamans) "Gak boleh masuk angin dong" Paman 2: "Mugyaa!" ... selang beberapa waktu kemudian ... pak Ustad: "Termasuk membatalkan puasa jika di saat puasa mencium istri dengan disertai syahwat..." Paman 2: "Berarti mencium mba2 lain ngga membatalkan dong" Paman 1: "Gyabooo!!" Sekian.

Menyamai rekor Bang Toyib...

... alias 3 kali puasa dan 3 kali lebaran di kampung orang... hihi... Tahun ini kali pertama Idul Fitri diadakan di Islamic Center Daejeon, yang di pintu masuk gedungnya kita bisa pilih: mau tangga ke atas menuju surga atau tangga ke bawah menuju neraka (lantai dua: musholla, lantai bawah: pub and hof ^_^). Walaupun tempatnya lumayan besar dibandingkan rumah Bang Toyib (halah, naon deui eta...), tetapi lumayan sesak untuk menampung seluruh warga Daejeon dan sekitarnya plus ibu-ibu dan anak-anak. Anyway... Taqabalallahu minna waminkum, mohon maaf lahir dan batin. Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1428 Hijriah...

Buko basamo mahasiswo Indonesio lagio....

... pas pergi ke downtown ketemu mobil keren ini... kapan yah bisa punya juga..^_^ ... alias buka bersama mahasiswa Indonesia bagian ke-2. Cuman yg sekarang fotonya dikit aja, soalnya terlalu konsentrasi sama makanan.. hehe..

Buko basamo muslim Daejeon...

... alias buka bersama warga muslim di Daejeon

Buko basamo mahasiswo Indonesio...

...alias buka bersama mahasiswa Indonesia yang terdampar di Daejeon

Sahur... Sahur...

Karena kerjaan makin pusing, akhirnya hampir tiap hari nulisin blog. Eh, tapi bukan itu topiknya kali ini. Ada sedikit cerita dari sahur pertama di warung, di ramadhan tahun ini. Karena kiriman sambel teri+tempe+kacang dari mamak di kampung sudah habis, juga persediaan stok telur dan cabe juga sudah habis, isi kulkas pun sudah jauh berbeda dengan awal-awal puasa, akhirnya saya pun terpaksalah pergi makan sahur ke warung di belakang kampus, kira2 800 meter jaraknya (dihitung-hitung, ini sama dengan jarak dari rumah ke tempat nunggu angkot di depan Itenas...). Tentu saja seperti biasa ditemani ajudan saya bung Prananth untuk pergi makan sahur bersama. Begitu keluar pintu lobby dorm, astaga, ternyata udaranya dah dingin juga... ada lah kira2 12 atau 13 derajat celsius (demikianlah menurut situs meteorologi setempat). Isi kulkas: kiri: awal puasa, penuh dengan telur, nanas kaleng, sambel teri, sambel goreng, susu strawbery, terong, lemonade, pepsi; kanan: kemaren pagi, cuman sisa air p...