Skip to main content

Posts

Showing posts with the label korea

Bumbum hyeong

Ini cerita waktu di Koriyah. Suatu ketika di sekitar jam 11 malam, waktu masih kerja di lab (maklum, kuli mahasiswa rantau kerjanya dari pagi sampai pagi), tiba-tiba senior lab kami tercinta, sebut saja namanya Bumbum-hyeong, datang dengan raut muka suram dan bau soju. "I broke up with my girlfriend..." Dan kemudian meracau berkeluh kesah dalam bahasa ibunya. Besoknya, ketika kembali ke lab (maklum, kuli mahasiswa kerja yang rajin), "Hyeong, how's your feeling now?" "Why? What happen?" "Didn't you just broke up with your girlfriend last night" "What? How do you know?" "Err... you came last night drunk and told us you broke up with your girlfriend" "Oh really? I didn't remember!" "Err..." Makanya minuman itu haram, karena eh karena merusakkan pikiran!

Bye bye Korea

Setelah 8 tahun 7 bulan dan 4 hari, akhirnya harus meninggalkan negeri penuh kemudahan fasilitas hidup. Bye bye Korea, thank you for all the precious memories, wonderful friends and 片想い ...

Busan weekend getaway (1 dari 2)

Sabtu-minggu ke Busan. Awalnya karena ada Haeundae sand festival. Tahun lalu gak ada patung yg bener-bener bentuk patung, cuma semacam gundukan pasir lalu 'dilukis'. Tahun ini harapannya ada patung beneran. Jadi, biar lebih seru lagi, kali ini ke Busan nya ga naik KTX, tapi naik mugunghwa yang langsung ke stasiun Haeundae, lewat stasiun2 abal2 (haha.. stasiun2 kecil, maksudnya). Naiknya dari Dongdaegu tapi (dari Daejeon ke Dongdaegu tetep KTX hehe). Mugunghwa ini ternyata versi kecil. Gerbongnya cuman empat, nyatu ama lokomotif. Udah gitu, dari stasiun Songjeong di Busan, dia nyusurin tepian pantai ke Haeundae ヽ(^。^)ノ Stasiun Haeundae Jadi, sampailah kira2 sebelum jam dua siang di stasiun Haeundae, hanya sekitar 10 menit jalan kaki dari pantai. Tapi.... mau sholat dulu, jadi naik bis ke mesjid Busan. Letaknya jauh di utara sana, dekat stasiun Dusil. Setelah 8.5 tahun, akhirnya sampai juga ke mesjid Busan. Secara umum, struktur ruangannya mirip mesjid Itaewon (apa yang bik...

Mustoy cafe, Hongdae

Ke Seoul udah sering, lumayan ga kehitung (kenapa harus dihitung?), tapi baru sekali itu ke daerah Hongik University (Hongdae). Sebagaimana disampaikan "guide" *haha* di sekitaran stasiun subway Hongdae bertebaran cafe di mana-mana. Cafe board game, cafe kontainer, cafe Kanada, cafe ini cafe itu, menakjubkan bagi orang yang biasanya cuma liat cafe di sekitaran Eoeun-dong dan Gung-dong. Jadi hari Minggu itu, setelah semalamnya main di cafe boardgame (for the first time! haha.. bagus juga idenya, jadi pengen bikin di Indonesia... tapi... malah takut boardgames-nya dimaling pengunjung... -_- ), siangnya tadinya mau cari handycam di toko Sony yg katanya ada di sekitar sana. Tapi gak ketemu, malah mampir ke toko hobby beli base buat Gundam... Akhirnya, diajak ke Mustoy cafe. Ini katanya udah lumayan lama ada di sana. Jadi di sana menu utamanya instead of makanan minuman, adalah patung keramik beberapa tipe, lalu kita diberi alat tulis berwarna-warni. Silahkan digambar sesuka hat...

Headache

The cost of nyelesaiin program sampe jam 6 pagi hari Jumat/Sabtu kemaren. Hari ini sukses terkapar di kamar.. •﹏• Entah mengapa terkaparnya telat 1 hari, kirain hari Senin yg bakal tewas. Jadi hari ini bangun jam stgah 2 ( ̄▽ ̄)sakit kepala, lapor lab, trus k apotek beli mori appeun yak, mampir k Nunghyop mart beli telur, tuna sama kare. Pulang, masak kare garlic onion, pake telur rebus dan 2 batang chikuwa, sama orek tuna telur pakai kecap kokita manis pedas. Terus minum obat. Terus leyeh2 sambil nunggu cucian. Lumayan bisa istirahat sejenak. Semoga besok dah baikan (dan kembali ke lab tercinta) hahaha...

Seoul, awal Mei 2013

Ceritanya lg kumet (kusut dan mumet), dan kangen juga, jadi tau2 Sabtu sore dan malam sudah di Seoul. Ke Insa-dong lagi setelah kunjungan sebelumnya tahun 2005. Entah apa yg berubah, mungkin banyak, tapi baru tau kalo di belakang-belakangnya Insa-dong banyak alley2 (apa alley... oh, gang), banyak gang2 tempat restoran2. Lampion-furnished Cheonggyecheon Habis makan malam lanjut jalan kaki ke Cheonggyecheon. Pas lagi ada dipasang lampion-lampion dan patung lampion. Katanya menyambut hari Budha. Plus di pangkal nya Cheonggyecheon lagi ada semacam penggalangan dana, tapi dilakukan dengan unik. Jadi ada semacam kolam (atau tepatnya wadah gede berukuran luas persegi panjang, ga ada airnya pun), ditengahnya ada baskom. Nah yg mo donasi disuruh lempar koin ke dalamnya. Kalo berhasil, dapat Pepero. Entah berapa ratus ribu orang yg ga berhasil, yg jelas si kolam itu udah penuh uang recehan. Belum pernah lihat sebelumnya uang berserakan sebanyak itu heheheh. Oh di tengah kolam tadi, ada p...

Masak jjimtak

Hari minggu adalah hari memasak spesial di dapur internasional di gedung W7. Jadi kalo hari2 biasa itu masak buat makan sehari-hari, kalau hari minggu masak masakan yg aga2 susah atau jarang2 dimasak dan membutuhkan waktu. Jadi minggu kemarin, rikuesnya Gita, bikin jjimtak. Semur ayam ala Andong. Intinya, bumbu2 kuahnya biar terasa manis dan berwarna gelap adalah kecap asin, gula coklat, sirup jagung dan air.  Dan di dapur ga ada semua (kecuali air) haha.. Gantinya, biar tetap manis dan berwarna gelap, pakai irisan gula jawa (gula merah), dilarutin pake air hangat, kemudian biar asin pakai garam dan kaldu blok ayam. Sirup jagungnya ganti ama sirup mapel (entah cocok entah tidak). Masaknya ga terlalu sulit. Pertama cabe2an yg gede maupun yg rawit diiris lalu ditumis sampe kering (sampe  orang2 sedapur batuk2 karena bau biji cabe kebakar ㅋㅋㅋㅋ). Habis itu sisihkan, lalu masukkan ayam yg udah dipotong2 ke dalamnya, aduk ampe rata, tutup pancinya biar rada2 berair. ...

Wisudaan

Setelah.... 8 tahun yang menakjubkan... hahaha... Alhamdulillah...

Bolu gulung saus selai mangga

Karena dapur internasional-nya KAIST mau diberesin sama kampus, jadi kami sebagai penggunanya harus mengungsikan sejenak barang2 dan bahan2 makanan yang ada. Sebagian, yang dalam kulkas, masuk ke rumah di Eoeun-dong. Berhubung sekalian makan malam, jadilah kami para penggunanya sekalian juga masak di rumah. Biasanya tiap weekend begini masak yang asyik-asyik menu penganan ala kampung halaman seperti risoles, siomay, mie ayam, martabak, dst. Minggu kemarinnya sudah masak martabak, jadi minggu ini ditetapkan masak bolu gulung. Gak begitu sulit, apalagi semua bahan mudah tersedia kayak tepung, telur, gula dan kawan-kawan. Mixer juga ada, oven ada, tinggal masak aja :D Nahh.. begitu lah, setelah bolunya jadi, ternyata lupa beli susu buat bikin saus krim coklat. Akhirnya dengan sedikit coba-coba, manasin butter lalu masukkin sirup mangga, campur tepung kentang, sama tepung gula. Aduk-aduk. Eh, ternyata jadi selai mangga ^_^ walaupun agak-agak kenyal (kayanya -pasti deh, bukan ka...

Mi odeng

Mi odeng bercitarasa Indonesia berkat bumbu royco dan abon cabe ninoy

Macaroni schotel

Tadinya hari minggu itu tuh mau bikin lasagna. Soalnya gampang, tinggal aduk-aduk tumisan daging cincang bersama saus spageti lalu dipanggang bersama lasagna dan kiju. Eh tapi ternyata homeplus ga jualan lasagna pun! Apa yang harus kulakukan?? Σ( ° △ °|||)︴ Jadinya tiba-tiba teringat macaroni schotel (trademarknya donna nih, dulu pernah pagi2 minta makan di rumah pengantin baru.. ahaha). Setelah liat resepnya sekilas ternyata gak begitu sulit, mirip2 bikin lasagna. Cuma aduk2 susu, telur, jamur, tumisan daging ayam, macaroni rebus, lalu... nah ini yg baru.. jadinya dikukus dulu adonannya baru kemudian dipanggang. Hasil percobaan pertama, entah mengapa, hasilnya berair... apa kebanyakan masukin susu? atau dari jamurnya? atau waktu kukus dan panggangnya kurang? Percobaan kedua airnya agak berkurang setelah susu dikurangi. Ketiga keempat, waktu kukus dan panggang ditambah. Hasilnya... not bad lah buat first timer (ga seenak yg dibayangkan sih, terutama gara2...

Snowmen di KAIST

Salju pertama winter 2012 ini, karena berlebih, jadi mudah ditemui snowman (orang2an salju) di sekitar kampus KAIST (atau hanya saya aja yg baru ngeh tahun ini?) Sebelah E14 (buatan saya ^^) Depan W1 Sebelah Sport Complex Belakang E3 Sebelah Sport Complex dekat lapangan futsal Sebelah E2

First snow winter 2012

Jadi ceritanya winter tahun ini sudah dimulai. Salju pertama sudah mulai turun. Lebat! Sampai dua hari pula, eh sampai hari ini sudah hari ke-3. Kampus KAIST udah kayak world of Narnia! Cuman gak ada singa aja. Ini kayaknya salju terlebat yang pernah turun setelah beberapa tahun. Terakhir lebat banget itu bukan salju pertama, sudah deket-deket akhir winter.. hm.. 2009? lupa... Waktu itu sampai ada badai salju di Seoul, dan Daejeon kena lah ujung-ujungnya lumayan lebat. Sejak itu, salju winter gak pernah lebat lagi.. sampai hari Rabu kemarin, lalu Kamis malam, dan Jumat siang ini. Magnificent. Subarashii... Subhanallah!

Pepero day

So, today was pepero day. Strategi bisnis perusahaan Lotte untuk membuat produknya laku (meski hanya pada sekitaran hari ini). Dan membuat saya penasaran ingin bikin pepero sendiri. Setelah mengebrowse beberapa websites, terutama via Naver, resep dan cara membuatnya ternyata nampak tidak sulit. Si rotinya sendiri bahannya ternyata cuma tepung, mentega dan telur (gak pakai gula pun!). Nampak sehat. Sedangkan si coklatnya... gampanglah itu mah, tinggal kocek kocek coklat pakai mentega dan susu dalam panci. Benarkah demikian? Sampai adonan, its ok. Tidak ada masalah. Bikin roti isi rendang saja (pernah) bisa.. ahahaha.. Nah waktu mau dibentuk biar kayak batangan gitu. Ternyata tidak semudah yang dikira. Setelah coba menggiling-giling pakai tangan di talenan, kok adonannya nampaknya kenyal ya, gak mau memanjang. Jadi batang, tapi gendut -_-a Lama-lama akhirnya kutemukan cara yang lebih agak bermartabat, si adonannya digiling-giling di antara dua telapak tangan, kayak bikin uler2...

Busan Fireworks Festival 2012

Tahun 2007 pertama kali mendengar ada acara tahunan festival kembang api di Busan. Gak berangkat karena masih cinta lab (duh!). Tahun 2008 ke Shenzen, lewat. Tahun 2009. Ada acara di Busan. Tapi mendadak disuruh pulang sama babe Kim, sehari sebelum acara kembang api. Lewat. Tahun 2010... kembali cinta lab (-__-). Lewat. Tahun 2011 juga. Tahun ini, karena ada kemungkinan gak bakalan disini lagi tahun depan, diniatkan baik-baik untuk pergi ke sana. Tapi hari sabtu itu ada nikahan si Bumbum hyeong. (yang Jumat jelas gak bisa...). Dan juga katanya hujan seharian di seluruh semenanjung Korea. Daripada kamera basah, lebih baik nggak deh. Lewat? Karena hari sabtu itu hujan, termasuk di Busan. Ada blog yang melaporkan hujannya gede banget sampe ombaknya juga tinggi. Akhirnya... hari sabtu itu acaranya dibatalkan dan diundur hari Minggu malam! God gives second chance! Lupakan semua rencana hari Minggu (ngerakit Lego technic, menghadiri BBQ party ICD). Siang itu juga jam ...

Melihat bunga sakura 2011

Ini cerita lebih lama lagi dari yang barusan (lanjut dulu deh nulis, kagok). Ini melihat bunga sakura tahun 2011. Di kampus KAIST. Cuma sedikitan, tapi cukup berkesan buat mengetes lensa 50mm. Mulai dari depan asrama undergrad, ada Alfan, ada Adji, ada Fang2. Lalu ke depan N22, ke N4, terus nyebrang depan Auditorium. Ada Claudia, Fang2, Adji, Alfan, Made. Diakhiri di lapangan di belakang auditorium dan gedung E16 yang tinggi itu. Dan hasilnya adalah sebuah cover album band.

Seoraksan

Katanya, tempat yang danpung (autumn folliage) nya paling bagus se-Korea itu kalo gak Naejangsan, Jirisan, ya Seoraksan. Naejangsan udah , dan keren! Jirisan.. hmm jauh.. Seoraksan.. juga jauh. Tapi kali ini diniatkan juga pergi (dengan alasan mungkin gak bakalan di Korea lagi autumn tahun depan). Tapi karena jauhnya hampir di ujung utara Korea (selatan), jadinya mesti dipikir-pikir itinerary-nya juga. Inginnya balik hari tapi kok bis dari Daejeon ke Sokcho (kota di kaki Seoraksan) cuma 2 kali sehari, itu juga waktu tempuhnya 5 jam @_@. Tapi kalau sudah niat, sesulit apapun ternyata terjadi juga. Hari Sabtu, jam 2 pagi - menculik Odi yang gak mau disuruh nyanyi di acara Hanbit, dan Kasyful yang baru saja meletakkan patpat di Daejeon beberapa jam sebelumnya - naik Saemaul ke Seoul buat ngejar bis paling pagi ke Sokcho. Maksudnya mau sampai di sana jam 9-10 an gitu. Namun ternyata agak meleset. Setelah sampai di Yongsan dan (for the first time ever) beristirahat di jimjilbang, habi...

Busan, the 3rd

Pertama kali ke Busan kalau gak salah tahun 2008, Oktober. Ada MPEG meeting di sana. Tapi gak sempat jalan-jalan, cuma menjelajahi seputaran Seomyeon, menemukan takkochi sepanjang 60 senti. Yang kedua pas nikahan Munjo, di Busan juga, November... 2008? 2009? lupa. Waktu itu dari tempat nikahan di entah dimananya Busan, lalu diajak jalan-jalan sama labmates ke Taejeongdae, naik kereta-keretaan itu. Kemudian malamnya nginap di tempatnya Taeyong di apartemen dekat Haeundae. Ini berarti yang ke-3. Di awal musim panas yang sudah lumayan anget, mau melihat festival pasir di Haeundae, Busan. Tapi nyatanya itinerary-nya jadi lumayan panjang. Datang di siang hari sekitar jam 12 siang, naik KTX. Tak lupa makan siang buatan sendiri: nasi paha ayam panggang dengan sayur buncis kukus, telur dadar dan sambal ABC, tak lupa minumnya pakai sikhe si air beras manis. Kok ada 3? Satu buat saya, satu buat Odi, satu buat tante Vina Dari sana naik Busan city tour bus ke National Museum Busan, me...