Skip to main content

Posts

Showing posts with the label seoul

Mustoy cafe, Hongdae

Ke Seoul udah sering, lumayan ga kehitung (kenapa harus dihitung?), tapi baru sekali itu ke daerah Hongik University (Hongdae). Sebagaimana disampaikan "guide" *haha* di sekitaran stasiun subway Hongdae bertebaran cafe di mana-mana. Cafe board game, cafe kontainer, cafe Kanada, cafe ini cafe itu, menakjubkan bagi orang yang biasanya cuma liat cafe di sekitaran Eoeun-dong dan Gung-dong. Jadi hari Minggu itu, setelah semalamnya main di cafe boardgame (for the first time! haha.. bagus juga idenya, jadi pengen bikin di Indonesia... tapi... malah takut boardgames-nya dimaling pengunjung... -_- ), siangnya tadinya mau cari handycam di toko Sony yg katanya ada di sekitar sana. Tapi gak ketemu, malah mampir ke toko hobby beli base buat Gundam... Akhirnya, diajak ke Mustoy cafe. Ini katanya udah lumayan lama ada di sana. Jadi di sana menu utamanya instead of makanan minuman, adalah patung keramik beberapa tipe, lalu kita diberi alat tulis berwarna-warni. Silahkan digambar sesuka hat...

Seoul, awal Mei 2013

Ceritanya lg kumet (kusut dan mumet), dan kangen juga, jadi tau2 Sabtu sore dan malam sudah di Seoul. Ke Insa-dong lagi setelah kunjungan sebelumnya tahun 2005. Entah apa yg berubah, mungkin banyak, tapi baru tau kalo di belakang-belakangnya Insa-dong banyak alley2 (apa alley... oh, gang), banyak gang2 tempat restoran2. Lampion-furnished Cheonggyecheon Habis makan malam lanjut jalan kaki ke Cheonggyecheon. Pas lagi ada dipasang lampion-lampion dan patung lampion. Katanya menyambut hari Budha. Plus di pangkal nya Cheonggyecheon lagi ada semacam penggalangan dana, tapi dilakukan dengan unik. Jadi ada semacam kolam (atau tepatnya wadah gede berukuran luas persegi panjang, ga ada airnya pun), ditengahnya ada baskom. Nah yg mo donasi disuruh lempar koin ke dalamnya. Kalo berhasil, dapat Pepero. Entah berapa ratus ribu orang yg ga berhasil, yg jelas si kolam itu udah penuh uang recehan. Belum pernah lihat sebelumnya uang berserakan sebanyak itu heheheh. Oh di tengah kolam tadi, ada p...

Seoul Motor Show 2011

Acara dua tahunan, Seoul Motor Show. Melanjutkan kunjungan sebelumnya . Sayang sekali batre kamera habis sebelum sempat memotret mobil2 keren yang dihalangi mbak2 ini... Warning: banyak udel dan paha, jadi kalau tidak berkenan di skip saja entry ini

Seoul, one winter day

Myeong-dong, Seoul, minggu siang jam 12, setelah makan sundubu di restoran yang sebenarnya bukan yang dimaksud (terkena jebakan ajuma). Seperti pepatah mengatakan, habis kenyang terbitlah kantuk. Di tengah dinginnya Seoul di siang bolong seperti ini, tentu saja tidak mungkin cari tempat duduk lalu mengaso-ngaso sambil terkantuk-kantuk. Akhirnya... pergi ke CGV terdekat, pilih film Korea, dengan niat nonton film gak ngerti sampai ketiduran. Film yang dimaksud, judulnya "Hello Ghost" . Filmnya dimulai dengan adegan seorang lelaki kesepian yang mencoba bunuh diri dengan minum puluhan pil (entah apa), tapi gagal. Akhirnya dia dibawa ke rumah sakit dan di sana bertemu empat hantu: seorang bapak-bapak, seorang ibu-ibu, seorang kakek-kakek, dan seorang anak kecil. Setelah sekitar lebih dari 30 menit menahan kantuk dan gagal memahami apa yang dikatakan para aktor... tau-tau sudah di bagian akhir film... yang ternyata menyimpulkan apa hubungan si laki2 kesepian tadi dengan para hantu....

Seoul Lantern Festival 2010 @ Cheonggyecheon

Bertepatan dengan acara presentasi di sebuah konferensi domestik di Hanyang University, Seoul, acara jalan2 mingguan dilanjutkan dengan menonton festival lentera di sepanjang Cheonggyecheon di dekat Gwanghwamun. Beberapa kali ke sana, baru kali ini sungai itu terasa ramai sangat, penuh lautan manusia yang hendak menikmati puluhan lentera unik dari berbagai daerah di Korea, Jepang, dan beberapa negara lainnya. Semua foto-foto yang ada lentera di foto gak pakai tripod (terlalu malas untuk bawa-bawa.. ahahai.. ), ISO seribu, dan manual apperture/shutter speed, plus tangan gemeteran kedinginan.. hehe..

63 Wax Museum, Seoul

Kunjungan ke museum patung lilin bernama 63 Wax Museum yang terletak di kaki gedung 63 di Yeoido, Seoul. HTM: 14 ribu won Fasilitas: Patung lilin, bioskop 5D, celup tangan, toko souvenir, rumah hantu Pesan dan kesan: sekilas patung2nya memang mirip aslinya (sampe bulu2 di tangan dan kaki pun ada, sayang sekali gak ada bulu hidung), kalau dilihat lebih dekat terlihat deh pahatan-pahatan lilinnya. selain patung2 lilin juga ada memorabilia seperti gitarnya eric clapton, gitar led zeppelin, poster bertandatangan asli artis, dll. juga ada bioskop kecil yang layarnya berada di sekeliling ruangan, jadi film 3D yang diputar dapat dilihat di sekeliling ruangan, sehingga objek yang ada di film bener2 berasa ada di depan kita.

Seoul Doll Festival 2009 (3/3)

Lanjutan foto-foto dari festival boneka di Coex, Seoul. Di halaman Coex juga ada patung2 sapi menyambut Korean Cow Parade 2010 (entah apa itu... tapi sepertinya menarik kalau ada stand bulgogi gratis.. *droll* ) Bagian 1: http://houari.multiply.com/photos/album/137 Bagian 2: http://houari.multiply.com/photos/album/138

Seoul Doll Festival 2009 (2/3)

Lanjutan foto-foto dari festival boneka di Coex, Seoul Bagian 1: http://houari.multiply.com/photos/album/137

Seoul Doll Festival 2009 (1/3)

Foto-foto dari festival boneka di Coex, Seoul, hari Minggu tanggal 3 Januari 2010. Selain menampilkan boneka-boneka imut dan berbaju cantik, juga ada figurine2 yang super detil. Bagian 2: http://houari.multiply.com/photos/album/138/Seoul_Doll_Festival_2009_23 Bagian 3: http://houari.multiply.com/photos/album/139/Seoul_Doll_Festival_2009_33

Seoul Air and Defence Show 2009

Sehari sebelum berangkat ke Xi'an, menyempatkan diri nonton air show di Seoul Airport, di Seongnam, bareng Koer dan temen2 dari KDI dan KAIST Business School

International Game Costume Festival 2009

Karena event ini rada jarang, dan seumur2 belum pernah nontonin cosplay (anehnya, event cosplay di Indonesia kok baru ramai pas saya cabs ke Korea), jadi diniatkan baik2 mengunjungi Coex, walaupun minggu sebelumnya sudah ke Coex juga untuk SICAF. Event-nya sendiri terdiri dari booth2 yang berasal dari toko2 penyedia kostum cosplay dan juga toko mainan yang kebanyakan isinya goods Lucky Star seperti gachapon, sarung bantal (yg harganya 400an ribu rp), dll. Juga ada toko topi2 karakter Azumanga dan Fruits Basket. Event utamanya, foto session dan kontes cosplay serta tak lupa kabaret musikal. Foto session-nya tentu saja para cosplayer dengan kostum2 yang keren2. Lalu kontes cosplay nya dimeriahkan dengan grup cosplay dari Jepang (yang ternyata banyak penggemarnya di sini... terutama si cowok cantik, disambut dengan teriakan histeris para ajussi), dan diikuti cosplayer dari Korea, Jepang dan China (yah.. karena itulah event ini bertema "International"... ^^;;; ). Kabaret musikaln...

Seoul International Cartoon and Animation Festival 2009, Part 1

Foto-foto dari SICAF 2009 di COEX, Seoul

Seoul Motor Show, The Girls

Warning: banyak udel dan paha, jadi kalau tidak berkenan di skip saja entry ini

Seoul Motor Show

Kunjungan ke Seoul Motor Show di Kintex, di ujung line 3 di Daehwa, nun jauh di sana. Setelah menempuh jalan darat 30 menit dari dorm ke stasiun bis Daejeon, lalu 1.5 jam naik bus dari Daejeon ke Gangnam, dilanjutkan naik subway selama 1 jam lebih dari Gangnam akhirnya sampailah ke Daehwa. Setelah makan siang dan menemukan bos Hadi, dilanjutkan dengan naik shuttle bus gratis dari Daehwa station ke Kintex, tempat nan sungguh besar. Setelah bayar tiket 9.000 won (setelah masuk, kalau keluar mesti bayar lagi), dengan wejangan satu kata dari ibu mabes: "Paiting!", berikut adalah foto-foto dari Seoul Motor Show. Kunjungan di akhiri dengan makan gratis di KBRI ketemu pak Menristek yang me-reveal kepanjangan dari Kuku Bima adalah "Kurang Kuat Bini Marah". Dan sampai kembali ke Daejeon jam 2 pagi, setelah bernegosiasi sama sopir taksi van (yang ternyata sudah pernah liburan ke Jakarta dan Bali -damn, saya aja belon pernah ke Bali!-) yang bersedia mengantar dengan bayaran ya...

Seoul Tour

Kebetulan ada konferensi 2 hari di Seoul, jadi malamnya hari pertama bisa dimanfaatkan dengan kelayapan mengunjungi tempat2 yang belum pernah dikunjungi di Seoul. Dari motel di daerah stasiun Yeoksam, naik subway yg ijo sampe Eulji-ro negori, dengan maksud mencari Namsan Seoul tower. Baru keingat nggak tau Seoul tower itu harus turun di stasiun mana, akhirnya meng-sms si pakde... eh taunya doi lagi di kampungnya XD. Akhirnya jalan, sambil sempat beli hottok 2 buah (dikasih 3 sama si ajumma), menyebrang Cheongechon, mengira-ngira arah dari Eulji-ro, kirain ada di selatan tower, ternyata ada di utara! Akhirnya menemukan stasiun Euljiro samgori dan menemukan booth internet di sana buat buka situsnya Seoul tower... akhirnya ditemukan dan sampailah di sana.. kedinginan.. sambil makan hottok yg sudah keras XD. Kemudian karena batre kamera tiba2 exhausted (tulisannya begitu, "battery exhausted"), membuat jalan2 di tower serasa hampa, akhirnya memutuskan turun gunung, dan singgah di ...

Nonton konser Momusu...

... di Olympic Hall, Olympic Park, Seoul hari minggu kemarin... Karena tak boleh motret dalam ruangan konser, taspun harus dititipin, jadi cuma bisa motret di luaran, di dalam.. ya pake kamera ponsel seadanya. Konsernya sendiri... hmm... not bad. Walaupun sudah tidak mengikuti perkembangan Momusu, tapi karena mereka menyanyikan seluruh single mereka dari Morning Coffee sampai yg terakhir (entah apa), jadi menyenangkan juga (sempat ikut teriak 'oi! oi! oi!' di single2 lama, dan tau2 sudah mengacung2kan tangan di lagu Happy Summer Wedding... hahaha...). Yang cukup mengejutkan, di sini ternyata lebih banyak cewek yg nonton dan histeris, dibandingkan yg biasa di lihat di dvd konser kan biasanya mas mas otaku... Toyyib... toyyib.... hihi...

Akhirnya datang juga...

.. MoMusu 10th Anniversary Concert, in Korea... ... sayang udah ga begitu selera ngikutin momusu, jadi harga tiket yg 88 ribu (kelas 1) dan 66 ribu (kelas 2) rasanya terlalu mahal... hihihihi

Seoul Palace Tour

Mumpung lagi ditinggal babe pergi main seki, mumpung baru selesai submit paper, mumpung lagi ga diburu2 kerjaan, akhirnya pergi ke Gyeongbokgung (istana raja) dan Changdeokgung (istana ratu, teuing bener teuing henteu...) mau ngetes filter baru beli, ND 25% ama CPL (eh tapinya yg CPL tak dipake pun selama di sana.. heheh..)

(sebelum) Lebaran di Seoul

Tertarik dengan ajakan adik kita Nana dari Daejeon University yg bilang bakal ada lebaran hari Senin di KBRI Seoul, akhirnya saya putuskan untuk mengajak serta ajudan saya bung Prananth untuk lebaran di Seoul. Berangkat Minggu siang di tengah hujan pertama di awal musim gugur, kami bertiga naik kereta api paling murah se-Korea, yaitu Mugunghwa (tiketnya cuman 8900 won, untuk perjalanan sekitar 200 kilo selama hampir 2 jam). Tentu saja, karena beli tiket pas mau berangkat, di tengah acara orang-orang setempat pada balik mudik ke Seoul setelah berlibur weekend... bisa diperkirakan, gak bakal kebagian tempat duduk... ^_^;;; Eh ternyata memang demikianlah adanya, akhirnya terpaksa duduk di tangga masuk kereta. Tapi, ngomong-ngomong... Mugunghwa ini kan ceritanya kereta api kelas ekonomi-nya Korea, dimana orang-orang juga ada kesempatan untuk tidak dapat tempat duduk, persis seperti kereta ekonomi di Indonesia. Tapi ternyata keadaannya tidak seperti kereta sejenis jurusan, misalnya, Ran...