Skip to main content

Posts

Showing posts with the label happylife

Bangkong

Dalam bahasa Jepang, telat kawin ditulis sebagai 晩婚 = bangkong (literally: kawin malam). Teman: "Saya mah telat kawin, 30 tahun baru nikah..." Paman: (Tertusuk duri di hatinya)

Kumpulan cerita garing Jejepangan

Garing #1 Di acara pengajian sekaligus penyambutan mahasiswa Indonesia baru di Tokyo, sesi tanya-jawab dengan Pak Ustad. Tanya: "Pa ustad, kalau berwudhu pakai kaus kaki atau sepatu, boleh nggak?" Paman (dalam hati, tentunya): "Jelas haram! Kalau berwudhu itu harus pakai air!!" ** Garing #2 "Di Jepang kalau mati jadi bodoh" "Lho, kenapa?" "Karena masuk ke alam baka !" ** Garing #3 "Yang mengandung babi tentu saja haram" "Tapi di Jepang babi nggak bisa melihat lho" "Oh ya? Kok bisa gitu?" "Karena... buta !" **

Si Kumbang

Cerita lama, tiba-tiba teringat aja... Waktu itu pas baru masuk kuliah di ITB, pagi-pagi di gerbang utara kampus (waktu itu Sabuga masih dibangun dan sunken court belum jadi) ketemu teman sekelas waktu SMA (sebut saja namanya Kumbang) yang sama-sama kuliah di ITB tapi beda jurusan. Jadi nampaknya saya dan si Kumbang waktu itu sama-sama ada kuliah pagi tapi tentu saja beda gedung dan ruangan. Houari: "eh Kumbang, assalamualaikum." Kumbang: "eh, waalaikum salam.." Kumbang: "kuliah di mana?" Houari: "di ITB." Kumbang: MUGYAAAAA!!! Sekian.

[47 Prefektur] Pengantar & (1) Chiba-ken

Ini adalah tulisan pertama dari rangkaian (rencananya) tulisan tentang mengunjungi semua (insya Allah bisa...) propinsi atau prefektur di Jepang. Tentu saja akan diupdate kalau tidak maleus heheh... Alhamdulillah sampai tulisan ini dibuat, sudah tinggal 8 prefektur lagi yang ingin disambangi. Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat buat yang ingin mendapatkan insight atau sekedar gambaran ringkas tentang hal-hal yang menarik (ceuk urang alias kata saya) di daerah-daerah di Jepang. Tentu saja, kalau ingin tips dan trik serta tempat-tempat yang menarik (kata saya) dan bagaimana cara mencapainya dengan cara yang nyaman (kata saya), silahkan jangan segan-segan memberi komentar :) Yang hijau yang udah, yang pink yang belum (update terakhir: Januari 2017) Prefektur Chiba ada di urutan pertama catatan perjalanan ini. Ini sebenarnya kisah memilukan yang sungguh menyayat hati (iya, ini lebay kok...). Cerita tentang para mahasiswa rantau yang ingin sejenak mengunjungi saudara tua ketika mudi...

Headache

The cost of nyelesaiin program sampe jam 6 pagi hari Jumat/Sabtu kemaren. Hari ini sukses terkapar di kamar.. •﹏• Entah mengapa terkaparnya telat 1 hari, kirain hari Senin yg bakal tewas. Jadi hari ini bangun jam stgah 2 ( ̄▽ ̄)sakit kepala, lapor lab, trus k apotek beli mori appeun yak, mampir k Nunghyop mart beli telur, tuna sama kare. Pulang, masak kare garlic onion, pake telur rebus dan 2 batang chikuwa, sama orek tuna telur pakai kecap kokita manis pedas. Terus minum obat. Terus leyeh2 sambil nunggu cucian. Lumayan bisa istirahat sejenak. Semoga besok dah baikan (dan kembali ke lab tercinta) hahaha...

Masak jjimtak

Hari minggu adalah hari memasak spesial di dapur internasional di gedung W7. Jadi kalo hari2 biasa itu masak buat makan sehari-hari, kalau hari minggu masak masakan yg aga2 susah atau jarang2 dimasak dan membutuhkan waktu. Jadi minggu kemarin, rikuesnya Gita, bikin jjimtak. Semur ayam ala Andong. Intinya, bumbu2 kuahnya biar terasa manis dan berwarna gelap adalah kecap asin, gula coklat, sirup jagung dan air.  Dan di dapur ga ada semua (kecuali air) haha.. Gantinya, biar tetap manis dan berwarna gelap, pakai irisan gula jawa (gula merah), dilarutin pake air hangat, kemudian biar asin pakai garam dan kaldu blok ayam. Sirup jagungnya ganti ama sirup mapel (entah cocok entah tidak). Masaknya ga terlalu sulit. Pertama cabe2an yg gede maupun yg rawit diiris lalu ditumis sampe kering (sampe  orang2 sedapur batuk2 karena bau biji cabe kebakar ã…‹ã…‹ã…‹ã…‹). Habis itu sisihkan, lalu masukkan ayam yg udah dipotong2 ke dalamnya, aduk ampe rata, tutup pancinya biar rada2 berair. ...

First snow winter 2012

Jadi ceritanya winter tahun ini sudah dimulai. Salju pertama sudah mulai turun. Lebat! Sampai dua hari pula, eh sampai hari ini sudah hari ke-3. Kampus KAIST udah kayak world of Narnia! Cuman gak ada singa aja. Ini kayaknya salju terlebat yang pernah turun setelah beberapa tahun. Terakhir lebat banget itu bukan salju pertama, sudah deket-deket akhir winter.. hm.. 2009? lupa... Waktu itu sampai ada badai salju di Seoul, dan Daejeon kena lah ujung-ujungnya lumayan lebat. Sejak itu, salju winter gak pernah lebat lagi.. sampai hari Rabu kemarin, lalu Kamis malam, dan Jumat siang ini. Magnificent. Subarashii... Subhanallah!

KAIST Indonesia Sport Festival

Ini acara olahraga ke-2 KAIST Indonesia, grup ceria mahasiswa Indonesia yang sedang belajar dan bekerja di KAIST. Yang pertama setahun yang lalu dengan acara futsal wanita. Tahun ini, pesertanya cukup banyak, jadi dibikin grup-grup campuran pria dan wanita. Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan adalah bola voli dan futsal. Eeh.. gak semuanya penduduk KAIST dan Indonesia kok. Panitia juga mengundang teman-teman dari kampus sekitar, walaupun yang diundang gak semuanya datang. Juga ada teman-teman dari negara tetangga yang kebetulan lebih sering berseronok bersama anak2 Indonesia. Kami bukan atlit profesional (walaupun yang jago banget dan jago aja juga ada), jadi permainan yang melibatkan campuran atlit pria dan wanita berasa seru (ini kalimat yang kurang pas sebenarnya... ya sudahlah...). Terutama futsal. Nggak banyak kaum ibu yang sepenuh hati bermain bola. Jadi di masing-masing tim ada satu atau dua atlit wanita. Mereka dipasang di depan gawang. Di depan gawang lawan, ...

Happy birthday D80!

Selamat ulang tahun ke-4. Terima kasih sudah menemani jalan-jalan dan bersama-sama melihat dunia. Semoga tetap kuat walaupun sudah mengalami 62.950 kali jepretan. Walaupun alas kekeranmu sudah hilang. Walaupun tutup dudukan flashmu sudah hilang. Jalanmu masih panjang, nampaknya. Hahah.. sok sentimentil...

Melihat bunga sakura 2011

Ini cerita lebih lama lagi dari yang barusan (lanjut dulu deh nulis, kagok). Ini melihat bunga sakura tahun 2011. Di kampus KAIST. Cuma sedikitan, tapi cukup berkesan buat mengetes lensa 50mm. Mulai dari depan asrama undergrad, ada Alfan, ada Adji, ada Fang2. Lalu ke depan N22, ke N4, terus nyebrang depan Auditorium. Ada Claudia, Fang2, Adji, Alfan, Made. Diakhiri di lapangan di belakang auditorium dan gedung E16 yang tinggi itu. Dan hasilnya adalah sebuah cover album band.

Melihat bunga sakura 2012

Ini cerita lama. Gak lama-lama amat sih. Karena blog nya sekarang pindah kemari, jadi berniat menulis-nulis lagi, lagipula tahun ini -somehow- jadi rada sering jalan-jalan despite of kerjaan, disertasi (yg alhamdulillah dah selesai), dan hal-hal lain yang ada disekitar kita. Ini cerita musim semi 2012. Waktu bunga sakura (botkot, kata orang sini) sedang mekar-mekarnya di Daejeon. Waktu lagi hangat-hangatnya suasana untuk menikmati indahnya dunia yang sesaat ini (haiyah). Dimulai dari halaman KAIST di sekitar kolam bebek, sampai ke kampus tetangga sebelah di Chungnamdae. Bersama teman-teman... menari jaipongan... haha.. Ini sepedaku, si manis dengan 7 tingkatan gear, lengkap dengan keranjang belanja, boncengan (khusus wanita), dan dudukan hape di setangnya. Lalu apa hubungan dengan melihat bunga? Jadi, acara melihat bunga ini sebenarnya sudah pernah dilakukan setahun sebelumnya. Tapi gak seramai kali ini, soalnya ada juga yang baru datang dan melihat bunga sakura tahun ini. K...

Seoraksan

Katanya, tempat yang danpung (autumn folliage) nya paling bagus se-Korea itu kalo gak Naejangsan, Jirisan, ya Seoraksan. Naejangsan udah , dan keren! Jirisan.. hmm jauh.. Seoraksan.. juga jauh. Tapi kali ini diniatkan juga pergi (dengan alasan mungkin gak bakalan di Korea lagi autumn tahun depan). Tapi karena jauhnya hampir di ujung utara Korea (selatan), jadinya mesti dipikir-pikir itinerary-nya juga. Inginnya balik hari tapi kok bis dari Daejeon ke Sokcho (kota di kaki Seoraksan) cuma 2 kali sehari, itu juga waktu tempuhnya 5 jam @_@. Tapi kalau sudah niat, sesulit apapun ternyata terjadi juga. Hari Sabtu, jam 2 pagi - menculik Odi yang gak mau disuruh nyanyi di acara Hanbit, dan Kasyful yang baru saja meletakkan patpat di Daejeon beberapa jam sebelumnya - naik Saemaul ke Seoul buat ngejar bis paling pagi ke Sokcho. Maksudnya mau sampai di sana jam 9-10 an gitu. Namun ternyata agak meleset. Setelah sampai di Yongsan dan (for the first time ever) beristirahat di jimjilbang, habi...

Hongkong, summer 2012

Untuk ketiga kalinya transit di Hongkong. Pertama pas ke Shenzhen tahun 2007. Terus kedua waktu mudik tahun 2008. Yang kedua itu dari sore ampe malam. Tahun ini seharian penuh, dari jam 6 pagi landing di HKIA, trus berangkat lagi jam 11 malam. Kesimpulan awal: kaki gempor o_O Tapi arena tempuhnya lumayan. Pagi-pagi habis landing langsung istirahat sejenak (membuang yang harus dibuang), langsung ke imigrasi, langsung naik kereta ke kota. Ternyata masih terlalu pagi, jam 7 kurang dah sampe di stasiun Central. Di sana rame banget orang lalu lalang mau berangkat kerja. Setelah jalan kesana kemari, akhirnya menemukan loket buat beli tiket subway one-day pass, jadi bisa naik subway jurusan mana aja dengan harga turis (kalau gak salah cuma 35 HKD). Kemudian jalan keluar, eh, hujan pulak -_-;;; Masuk lagi ke bawah, cari toko, dapat payung di 7-eleven. Lalu keluar lagi muter2, cari tempat sarapan. Akhirnya, karena gak mau repot2 cari makanan gak jelas, berlabuh di McD. Beli sarapan muffin dan...

Pindahan

Hari ini pindahan. Karena sudah terlalu lama tinggal di asrama Munji, akhirnya dapat kamar di asrama Hwaam. Nun jauh di sana, di antah berantah, di tempat yang jin pun tak mau buang anak. Akhirnya pertama kali dalam sejarah, ngontrak kamar sendiri. Mesti bayar sewa bulanan sendiri. Bayar listrik sendiri. Bayar gas sendiri. Bayar air... eh ternyata air gratis lho... Sebuah one-room di gedung berlantai 3. Tempatnya lumayan luas, hampir sama luas sama kamar di Munji (tapi kupakai sendiri). Ada bagian dapur pas pintu masuk, gak luas-luas amat tapi cukup lah buat masak-masak. Ada beranda pula di bagian belakang, tempat jemuran dan mesin cuci. Dari si empunya rumah (apa dari budongsan nya.. gak jelas) sudah dikasih tempat tidur dengan kasur, lemari buku, bufet, meja, kursi, lemari baju, kulkas, AC. Eh mejanya itu ternyata cuma papan yang harus ditaruh diantara lemari buku dan bufet. Karena posisinya kurang nyaman, akhirnya si papan itu saya tarok bawah, disangga sama dua kotak kubus b...

Palbong Bakery House, Cheongju

Karena nonton drama Kim Tak Gu, kisah si anak (haram) boss tukang roti, yang berjumlah 30 episode, dan setiap episode berdurasi 1 jam-an, jadinya terkena cuci otak berupa mengunjungi Palbong Bakery House tempat si Tak Gu belajar menjadi ahli roti. Lokasi shooting-nya ada di Soam-gol, Cheongju. Di kaki sebuah bukit di Sangdang-dong. Seperti lazimnya lokasi shooting, hanya tampak luar sahaja yang sesuai dengan apa yang ditampilkan di drama. Bagian dalam dari Palbong Bakery mungkin di-shoot di lokasi lain. Di Palbong Bakery yang di Cheongju ini isinya sekarang cafe kecil yang juga menjual roti (roti kampung, katanya...) bukannya rotinya si Tak Gu. Di lantai dua, kalau di drama-nya ceritanya adalah dapur roti, aslinya adalah sofa-sofa tempat pengunjung bisa santai-santai menikmati pemandangan kota Cheongju. Di Soam-gol nya sendiri, sebuah kampung dengan gang-gang di kaki gunung, sepertinya juga tempat shooting drama yang lain, soalnya ada foto-foto scene drama dan artis2nya. Se...

Mari memasak Bakpao

Setelah entah kapan terakhir kali mengepost tulisan tentang masak memasak di Multiply, super chef (mungkin akhir2 ini sudah turun pangkat?) Houari kembali dengan Bakpao isi ayam. Sebenarnya ini percobaan ke-2, yang pertama beberapa bulan yang lalu, entah mengapa, gagal mengembang dan jadinya buntet (walaupun rasanya lumayan enak). Kali ini pakai resep bakpao yang katanya "tetap empuk walaupun sudah dingin". Bahan-bahannya sangat mudah didapat di sini: tepung terigu, yeast, susu skim bubuk, gula pasir, white butter (diganti ama butter yg lain sih), putih telur, baking powder. Ternyata kunci dari resep ini adalah mengaduk terlebih dahulu tepung, yeast dan air (adonan A), lalu didiamkan 1 jam hingga mengembang, baru kemudian masukkan bahan2 sisanya (adonan B). Pada saat mengaduk adonan A, menurut resep, 10 menit sudah bisa tidak lengket di tangan. Eh ternyata sudah hampir 1.5 jam mengaduk kok masih lengket-lengket saja, akhirnya karena capek (dan ingin segera menikmati bakpao),...

Seoul Lantern Festival 2010 @ Cheonggyecheon

Bertepatan dengan acara presentasi di sebuah konferensi domestik di Hanyang University, Seoul, acara jalan2 mingguan dilanjutkan dengan menonton festival lentera di sepanjang Cheonggyecheon di dekat Gwanghwamun. Beberapa kali ke sana, baru kali ini sungai itu terasa ramai sangat, penuh lautan manusia yang hendak menikmati puluhan lentera unik dari berbagai daerah di Korea, Jepang, dan beberapa negara lainnya. Semua foto-foto yang ada lentera di foto gak pakai tripod (terlalu malas untuk bawa-bawa.. ahahai.. ), ISO seribu, dan manual apperture/shutter speed, plus tangan gemeteran kedinginan.. hehe..

Nikahan Pak Tekbe

Setelah sebelumnya mengawal bapak ibu mabes kembali ke tanah air, maka tugas selaku mantan lurah dilanjutkan dengan inspeksi ke nikahan pak tekbe di Mirabella Hotel di Dago Pakar. Turut hadir mbah kakung, ibu mabes dan pak preman.

Perpisahan Bapak Ibu Mabes

Akhirnya telah tiba waktunya mabes Jeonmindong ditutup. Terima kasih bapak ibu mabes buat semua kebaikan, keramah-tamahan, kegotongroyongan, kebersamaan, kesusahan, kesenangan, kemasak2an, kenumpang-nginapan selama ini...

Buko basamo mahasiswo Indonesio (2010 edition)

Melanjutken tradisi buko basamo di Daejeon, 2006 , 2007 , 2008 , 2009 (+2005 ternyata sudah 5 kali puasa di sini... ckckck...) kali ini diadakan dengan mengundang segenap warga wilayah 2 termasuk yang baru datang (karena pas2an dengan awal semester, jadi banyak yang datang) dan juga acara peresmian lurah baru dari Cheonan, dan juga beberapa acara ulang tahun warga. Edisi kali ini dilangsungkan di ruang kelas di gedung Teknik Nuklir KAIST (mudah2an gak ada yg kena radiasi.. heheh), alhamdulillah banyak yang datang, makanan2nya juga enak2...