Skip to main content

Brain Rejuvenating Food


"Oleh-oleh" dari Docchi no Ryouri minggu ini....

Menggunakan otak terus menerus dapat meningkatkan kadar ketuaan pada otak (sedikit pesan sponsor: makanya, jangan terus2an ngerjain proyek, selingilah dengan mengulek cabe, pergi norebang, dan... nonton konser Momusu... :D ). Tapi ada beberapa bahan makanan yang (katanya, menurut hasil penelitian, entah benar entah tidak soalnya belon pernah baca) bisa meningkatkan kemampuan otak.
Yang pertama adalah asam nukleat (nucleic acid) yang (katanya) dapat meningkatkan kecepatan berpikir. Asam nukleat ini ternyata banyak terdapat pada ikan sarden. Dan lebih mengejutkan lagi... ternyata asam-asam ini ditemukan paling banyak di sarden kalengan! ^_^
Yang kedua adalah lesitin (lechitin) yang (katanya juga) dapat meningkatkan kemampuan mengingat. Lesitin ini paling banyak dikandung oleh... walnut! ^_^ Jadi katanya di Cina jaman dahulu kala, murid2 yang mau ujian nasional banyak mengkonsumsi walnut (btw, walnut bahasa Indonesianya apa ya?)
Yang terakhir, adalah vitamin B12 yang dapat (lagi lagi katanya) memperbaiki jaringan otak. Dan makanan yang paling banyak mengandung vitamin B12 adalah kerang-kerangan.

Jadi, kalau merasa otak sudah mulai mampet, sering lupa, dan mengalami masalah dengan perut (a.k.a: lapar ^_^), mulailah memasak sarden, kerang dan makan walnut... ^_^
Berarti lain kali harus bikin rendang sarden neh...

OOT: ada HG di Docchi minggu ini !!! LOL



Comments

sarden = godengeo 고등어.. sekaleng cuma seribu won hehehe..

Popular posts from this blog

Seoul Palace Tour

Mumpung lagi ditinggal babe pergi main seki, mumpung baru selesai submit paper, mumpung lagi ga diburu2 kerjaan, akhirnya pergi ke Gyeongbokgung (istana raja) dan Changdeokgung (istana ratu, teuing bener teuing henteu...) mau ngetes filter baru beli, ND 25% ama CPL (eh tapinya yg CPL tak dipake pun selama di sana.. heheh..)

What is wrong with those Gals?

Di cerita2 Indonesia jaman dulu: Sangkuriang, Roro Mendut, Putri Jambe, semuanya bercerita tentang cewek yang menerima lamaran cowok, tapi dengan syarat mesti membuat sesuatu yang luar biasa. Setelah itu, melihat sang cowok mampu melakukan syarat-syarat yg dia tentukan, dengan segala upaya akhirnya menggagalkan upaya sang cowok dengan berbagai macam tipu daya. Jadi inikah stereotip wanita Indonesia? Daripada menolak, lebih baik membuat sang cowok bahagia terlebih dahulu, setelah itu ditipu? Cuma mendeduksi fakta... tiada maksud menyinggung... ^_^v *kabur...* oh iya, saya belum nerusin Reason #2 ya... ^^;;;

Kunjungan ke Kareem

... bahkan bumbu nasi kebabnya pun dibungkus sampai ke Daejeon.. ntar masak deh di mabes.. Teringat request Umar ttg foto2 di Kareem, saya jadi ngubek2 isi hdd nyari2 itu foto2 jaman berkunjung ke warung kebabnya Anna Maria bukan Roy Marten berjudul Kareem bukan Abdul Jabbar pula... Setelah siang resah, malam gelisah, makan tak enak, tidur tak nyenyak memikirkan raibnya foto2 itu di hdd, akhirnya tadi malam saya temukan teronggok begitu saja di folder dengan judul "New Folder" di notebook (astaga... di sana ternyata...). Jadilah saya upload..