.. sejak terakhir makan rapokki, yaitu adalah makanan berupa mi (ramyon) dilengkapi dengan tok si kue beras, sayur kol, sayur sawi, sayur wortel, sedikit bawang bombay dan sedikit daun bawang, disiram dengan kuah pedas. Terakhir makan, hmm.. entah kapan, jadi akhir2 ini sedikit rindu, akhirnya kakipun mulai tanpa terasa melangkah ke Myeongga Gimbab, dan pesan satu porsi rapokki di-pojang saja... ^_^

Di cerita2 Indonesia jaman dulu: Sangkuriang, Roro Mendut, Putri Jambe, semuanya bercerita tentang cewek yang menerima lamaran cowok, tapi dengan syarat mesti membuat sesuatu yang luar biasa. Setelah itu, melihat sang cowok mampu melakukan syarat-syarat yg dia tentukan, dengan segala upaya akhirnya menggagalkan upaya sang cowok dengan berbagai macam tipu daya. Jadi inikah stereotip wanita Indonesia? Daripada menolak, lebih baik membuat sang cowok bahagia terlebih dahulu, setelah itu ditipu? Cuma mendeduksi fakta... tiada maksud menyinggung... ^_^v *kabur...* oh iya, saya belum nerusin Reason #2 ya... ^^;;;
Comments