Skip to main content

Translating Indonesian...

Beberapa bulan akhir-akhir ini sering dapat arubaite menterjemahkan dokumen2 dari Indonesia ke Inggris dan vice versa. Karena hal itulah, terkadang jadi ingat komik Asterix yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Setelah melihat edisi bahasa Inggrisnya, dan teringat (selintas-lintas) edisi bahasa Indonesianya, saya jadi kagum sama para penterjemahnya (Ny.A.Rahartati Bambang Haryo, Bondan Winarno, Yayuk, Rio and Rana Helmi, Fauzia Supangat, Laksmi F.Zakir, Parakitri, Wiwik K. Budiarso, sumber: http://www.asterix-obelix.nl/manylanguages/indonesia.htm) yang dengan kreatifnya bisa membuat humor2 ada srimulat Galia (LOL) dalam bahasa aslinya (mungkin Perancis kali ya...) tetap fresh dalam bahasa Indonesia (termasuk misalnya nama-nama para karakter: kutubusukus, nolnolpituix, etc etc...).

Comments

maria lubis said…
tetowwww ...
kalow saya jadi bu roki guru bahasa indonesia, kamuh udah disetrap, eM
bukan penterjemah, penerjemah.
Houari Sabirin said…
ahaha...
maaf, saya kan bahasa indonesia cuman dapat C

btw, bu roki itu yg suka ditiru ama dandi?
maria lubis said…
iya, bu rokamah, hehehe

Popular posts from this blog

What is wrong with those Gals?

Di cerita2 Indonesia jaman dulu: Sangkuriang, Roro Mendut, Putri Jambe, semuanya bercerita tentang cewek yang menerima lamaran cowok, tapi dengan syarat mesti membuat sesuatu yang luar biasa. Setelah itu, melihat sang cowok mampu melakukan syarat-syarat yg dia tentukan, dengan segala upaya akhirnya menggagalkan upaya sang cowok dengan berbagai macam tipu daya. Jadi inikah stereotip wanita Indonesia? Daripada menolak, lebih baik membuat sang cowok bahagia terlebih dahulu, setelah itu ditipu? Cuma mendeduksi fakta... tiada maksud menyinggung... ^_^v *kabur...* oh iya, saya belum nerusin Reason #2 ya... ^^;;;

Kunjungan ke Kareem

... bahkan bumbu nasi kebabnya pun dibungkus sampai ke Daejeon.. ntar masak deh di mabes.. Teringat request Umar ttg foto2 di Kareem, saya jadi ngubek2 isi hdd nyari2 itu foto2 jaman berkunjung ke warung kebabnya Anna Maria bukan Roy Marten berjudul Kareem bukan Abdul Jabbar pula... Setelah siang resah, malam gelisah, makan tak enak, tidur tak nyenyak memikirkan raibnya foto2 itu di hdd, akhirnya tadi malam saya temukan teronggok begitu saja di folder dengan judul "New Folder" di notebook (astaga... di sana ternyata...). Jadilah saya upload..

Nikahan Hendry

Kemarin ada nikahan putra bangsa Indonesia yang tekuk lutut disudut kerling wanita Korea (hehe...), Hendry alias Pak Hul alias Jin Yeong Gwang alias Mantan Lurah 1 Daejeon dengan Lucy alias KI alias Kim Kyungmi. Meskipun agak telat datang di nikahan, tapi masih bisa memotret cukup banyak terutama bagian adat nikahan Korea. Kemudian daripada itu, karena dapat dosirak yang dibagikan setelah acara, jumlahnya begitu banyak sehingga di mabes diadakan lagi acara buka bersama dadakan. Selamat menempuh hidup baru buat Hendry dan Lucy semoga langgeng, mudah rejeki, banyak anak, dll..