Di cerita2 Indonesia jaman dulu: Sangkuriang, Roro Mendut, Putri Jambe, semuanya bercerita tentang cewek yang menerima lamaran cowok, tapi dengan syarat mesti membuat sesuatu yang luar biasa. Setelah itu, melihat sang cowok mampu melakukan syarat-syarat yg dia tentukan, dengan segala upaya akhirnya menggagalkan upaya sang cowok dengan berbagai macam tipu daya. Jadi inikah stereotip wanita Indonesia? Daripada menolak, lebih baik membuat sang cowok bahagia terlebih dahulu, setelah itu ditipu? Cuma mendeduksi fakta... tiada maksud menyinggung... ^_^v *kabur...* oh iya, saya belum nerusin Reason #2 ya... ^^;;;
Tulisan dari cerita sehari-hari
Comments
klo tari perut sih silahkan donlod di youtube pak, mungkin banyak... tapi klo lelaki lelaki garang yang antusias ini jarang2 lho... (bukannya saya kesengsem sama mereka sih... XD XD )
klo ada wanita yg "terbuka" malah ga brani motretnya ;))
*percaya ga sih?* wekekekekek
btw, sering chat sama cewek mana sih kamu say? cie cie hehe
kumaha seh... ayo lanjutkan masalah tari perut... ^_^
kembali ke topik hoi hoi..... XD
hihi..
tapi teteeup..
bu mabes.. kapan bikin kebap? =))