Skip to main content

Plaça de Catalunya


"Gemerlap pesta kota
Seolah getar flamenco mengalun jiwa
Kududuk terhanyut nuansa
Disudut semarak Plaza Catalonia"

Tapi gak ada sepasang mata menatapku manja, padahal berkali-kali lewat sana buat pulang ke hotel.. ahaha...

Ini bagian dari cerita jalan-jalan ke Barcelona.

Letaknya kurang lebih di tengah kota. Di sana ada stasiun subway tempat beberapa jalur bertemu. Juga tempat mangkalnya bis ke/dari airport Barcelona. Jadi kalau ditotal, selama 6 hari di Barcelona, entah berapa kali lewat ke sana. Dari airport, turun di Plaza Catalunia, lalu naik subway ke hotel. Kalau dari hotel mau jalan-jalan, naik subway ke Plaza Catalunia, dari sana bisa jalan kaki menyusuri La Rambla ke Barceloneta, atau nyambung subway lagi ke Plaza Espanya, bukit Montjuic, atau jalan kaki keliling daerah sekitaran sana.

Sebagaimana alun-alun pada umumnya, termasuk di Bandung, tempat ini dijadikan tempat duduk-duduk sama warga setempat (apalagi turis). Sambil menikmati hangatnya matahari, melihat 'gitar-gitar spanyol' lalu lalang, juga ada yang jualan makanan, suvenir. Copet juga ada. Ada pas terakhir ke sana, seorang pemuda sedang diseret dua polisi, kayaknya habis maling atau gimana. Bis city tour Barcelona juga lewat sini. Jadi intinya, tempat ini memang salah satu pusatnya orang ngumpul-ngumpul. 

Sampai malam (sampai pagi juga mungkin). 

Mudah2an bisa ke sana lagi...

Comments

Popular posts from this blog

What is wrong with those Gals?

Di cerita2 Indonesia jaman dulu: Sangkuriang, Roro Mendut, Putri Jambe, semuanya bercerita tentang cewek yang menerima lamaran cowok, tapi dengan syarat mesti membuat sesuatu yang luar biasa. Setelah itu, melihat sang cowok mampu melakukan syarat-syarat yg dia tentukan, dengan segala upaya akhirnya menggagalkan upaya sang cowok dengan berbagai macam tipu daya. Jadi inikah stereotip wanita Indonesia? Daripada menolak, lebih baik membuat sang cowok bahagia terlebih dahulu, setelah itu ditipu? Cuma mendeduksi fakta... tiada maksud menyinggung... ^_^v *kabur...* oh iya, saya belum nerusin Reason #2 ya... ^^;;;

Kunjungan ke Kareem

... bahkan bumbu nasi kebabnya pun dibungkus sampai ke Daejeon.. ntar masak deh di mabes.. Teringat request Umar ttg foto2 di Kareem, saya jadi ngubek2 isi hdd nyari2 itu foto2 jaman berkunjung ke warung kebabnya Anna Maria bukan Roy Marten berjudul Kareem bukan Abdul Jabbar pula... Setelah siang resah, malam gelisah, makan tak enak, tidur tak nyenyak memikirkan raibnya foto2 itu di hdd, akhirnya tadi malam saya temukan teronggok begitu saja di folder dengan judul "New Folder" di notebook (astaga... di sana ternyata...). Jadilah saya upload..

Nikahan Hendry

Kemarin ada nikahan putra bangsa Indonesia yang tekuk lutut disudut kerling wanita Korea (hehe...), Hendry alias Pak Hul alias Jin Yeong Gwang alias Mantan Lurah 1 Daejeon dengan Lucy alias KI alias Kim Kyungmi. Meskipun agak telat datang di nikahan, tapi masih bisa memotret cukup banyak terutama bagian adat nikahan Korea. Kemudian daripada itu, karena dapat dosirak yang dibagikan setelah acara, jumlahnya begitu banyak sehingga di mabes diadakan lagi acara buka bersama dadakan. Selamat menempuh hidup baru buat Hendry dan Lucy semoga langgeng, mudah rejeki, banyak anak, dll..