Skip to main content

Posts

Good old times...

Dikirimi foto-foto dari jaman dimana sate padang bisa ditemukan di ujung jalan, jaman belum ketemu salju... hihi...

On one lonely night

... (nothing yet to say, does the title tels it all? ^_^) ...

Belajar memotret bulan

Focal length: 300mm F-number: F/7.1 Exposure time: 15 sec. Hasilnya? Putih seputih putihnya... -_-;;; Mengikuti "seri belajar memotret"-nya mami Qonit, di sini ada sedikit pengalaman mencoba memotret bulan purnama. Settingan kamera silahkan di lihat di masing2 gambar... ^^

Shenzhen-style Teikokukagekidan (帝国歌劇団 ) ? -_-a

Pertunjukan drama kolosal tentang kebudayaan China di Shenzhen (yg kata pak hulubalang, "begitu-begitu saja"... heheh...). Kebetulan dapat tempat duduk di bagian depan, jadi bisa motret sepuas hati (walaupun sudah ada larangan untuk memotret ^^;;;) Too lazy to choose good pictures and give caption to the pictures... so... enjoy...

Menanti salju...

... setelah daun-daun yang merah mulai berkurang satu persatu, setelah pegangan-pengangan pintu dan benda-benda metal lainnya mulai nyetrum... mungkin malam ini, besok, besoknya lagi... dan Jumat nanti... ^_^ (prakiraan cuaca Daejeon seminggu kedepan, klik pada gambar untuk lebih jelas - kma.go.kr) *happy... happy...*

Kawin lari

Sepertinya baru kali ini saya lihat orang yang benar-benar kawin lari (apa lari kawin... apa lari setelah kawin atau kawin setelah lari...). Pas lagi nunggu bis di depan Daejeon Art Center (selama hidup di Daejeon, baru sekali itu datang ke sana.. hehe..), dari kejauhan terlihat seperti ada mobil pengantin yang bergerak pelan dan di belakangnya ada seseorang yg mengejar2 mobil itu. Tentu saja, first thought, astaga, apakah sang pengantin wanita masih belum rela dilepaskan oleh mantan kekasihnya?? Setelah semakin dekat, ternyata... lebih astaga lagi... ternyata (sepertinya) si pengantin pria sedang diseret2 oleh (sepertinya) si pengantin wanita yang duduk di bagasi mobil... Baru sekali ini lihat yg seperti ini... Apakah pak Hulubalang juga akan seperti ini... ^^;;;

Pepero day...

Karena sudah diberitakan di sini : http://ardhyana.multiply.com/photos/album/12 , dan di sini: http://nulisaja.multiply.com/journal/item/143 (dua anak ini rajin deh nulis dengan kata-kata yg jelas dan bermakna,.. haha...), jadi saya cuma menyertakan sebagian foto dari para pedagang paket Pepero di Eunhaeng-dong. (lagipula Pepero nya sudah dapat sehari sebelumnya.. hehe... )

誕生日の夜

Happy! Happy birthday to you! 大きい声で 歌い出した オペラ歌手 気取ってる 他にお客さんもいるのに Happy! Happy birthday to you! 恥ずかしいわ みんな見てる 目を閉じて 真剣に 歌い続ける人

Halal bihalal wilayah 2

"Zis is my zecrets inggredienzs..." Alhamdulillah tercapai juga acara halal bihalal wilayah 2, kebetulan yg punya mabes masih jadi bujangan.. hehe... dan juga kehadiran para warga Daejeon membuat pak Lurah sampai terharu hingga menitikkan air..... liur... hehe.. ada mi goreng Woosong, telor kornet ("halllall", kata pak Hapije), OMC versi goreng dan barbeque, dua buah yache pijja, eskrim diet (walaupun bukan dibawa mas EGP sang ahli eskrim...), taklupa rendang ayam Woosong dari bapak menkeu. Para peserta...hmm... coba di absen dulu... ada pak Lurah, pak Hulubalang + Kakak Ipar dan pak Menkokesra dari ICU (minus Tonny yg lagi pulang kampung dan mas Nyonyo yg lagi ke Vietnam), lalu ada pak Hapije, preman Daejeon, Menkeu dan ibu Sekwil dari Woosong (minus tamu langganan tak diundang, DJ Ozma dari J***u), lalu ada pasangan Nana dan Icha dari Daejeondae, pasangan Paul dan Claudia dari Solbridge, Maya dari Kaist, Kadek dari Kepri, dan Olia dan seorang bule... hehehe... 고맙습...

Sunday morning...

Minggu pagi, belajar motret...

Shenzhen Trip

Harga murah, rasa lezat Dengan maksud dan tujuan (dan juga biaya.. hehe..) yang sama seperti waktu ke Marrakech, San Jose dan Lausanne, kali ini dapat rejeki pergi ke tengah-tengah dunia (China -> 中国 -> negeri di tengah), tepatnya ke Shenzhen, tepat di sebelah Hongkong. Acaranya? Lupakan 6 hari pertama... selain makan malam di restoran2 jepang, china, dan melayu.. ^_^ plus P3 : Pijat Penuh Penderitaan XD XD, pijat seluruh tubuh 60 menit 30 yuan, besok paginya badan sakit sakit dan pegal pegal seperti habis kerja paksa membangun tembok Cina... T_T Hari terakhir, berkunjung ke Shenzhen Book City (setelah "disesatkan" oleh pegawai hotel ^_^;;; turun satu stasiun subway dari semestinya, lalu tanya sana sini tidak ada yg mengerti, walaupun pak Hulubalang sudah mengeluarkan semua jurus bahasa Mandarinnya... akhirnya jalan mengikuti insting pak Lurah yang ternyata benar.. hahaha... sampai-sampai terlihat norak waktu akhirnya menemukan toko buku itu tepat di depan pintu keluar ...

Akhirnya kudapatkan...

... boneka Mokona!!!! pupupupupu pupupua puapuapua pupupupupupupu!!! barang aseli, copyrighted dari CLAMP/Kodansha/NHK, cuman 80 yuan saja ^__^ ukurannya pun sebesar mokona aselinya (eh, mungkin malah agak lebih besar ya? ^________^)

Wisata Kuliner Shenzhen

Sebagian besar (alias belum semua, karena masih ada 1 malam di Shenzhen dan beberapa jam di Hongkong, besok) hasil berburu nafsu duniawi (hahaha...) di Shenzhen, Cina, sebelahnya Hongkong. Diet in China? Hil yang mustahal!!! ^_^

Chocolate from Shinji

Tidak ada angin, tidak ada hujan... tau tau dapat sekotak coklat dari penghuni meja sebelah... ^_^ 고맙다 신지...

Lebaran di Mabes

Bawang putih berjamur ^_^ Walaupun sederhana dan tanpa banyak peserta, kami mengadakan pesta Lebaran kecil-kecilan dengan menu seadanya. Berbekal pesan dari mbak Nuri mengenai ayam yang kesepian di dalam kulkas mabes, akhirnya kami memasak gulai ayam seadanya. Kebetulan juga, karena mas Boni lagi jadi lajang, jadi sang Super Chef beserta pasukan berbaik hati memasakkan masakan lebaran (padahal mah intinya mau minta makan gratis.. hehe...). Jadilah, pesta lebaran kecil-kecilan di mabes...

Menyamai rekor Bang Toyib...

... alias 3 kali puasa dan 3 kali lebaran di kampung orang... hihi... Tahun ini kali pertama Idul Fitri diadakan di Islamic Center Daejeon, yang di pintu masuk gedungnya kita bisa pilih: mau tangga ke atas menuju surga atau tangga ke bawah menuju neraka (lantai dua: musholla, lantai bawah: pub and hof ^_^). Walaupun tempatnya lumayan besar dibandingkan rumah Bang Toyib (halah, naon deui eta...), tetapi lumayan sesak untuk menampung seluruh warga Daejeon dan sekitarnya plus ibu-ibu dan anak-anak. Anyway... Taqabalallahu minna waminkum, mohon maaf lahir dan batin. Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1428 Hijriah...

Sehat dengan Shalat

PERNAHKAH Anda bertanya mengapa salat wajib dilaksanakan lima kali sehari? Selama ini, kita dicukupkan dengan penjelasan dari aspek spiritual dan penjelasan naqli dari Alquran dan hadis. Padahal, gerakan salat dari mulai takbiratul ikhram hingga salam memiliki penjelasan aqli, bahkan secara medis berkhasiat untuk kesehatan tubuh manusia. Drs. Madyo Wratsongko, M.M. dalam kurun waktu tiga tahun terakhir menemukan senam ergonomis. Menurut Madyo, gerakan salat sendiri memiliki manfaat luar biasa dilihat dari aspek kesehatan. Saat salat, seluruh aspek kesehatan (lahir, mental, dan pikir) bersinergi secara harmonis. Dalam keadaan tenang, gelombang otak manusia mencapai 8-12 gelombang per detik. ”Saat tenang ini merupakan saat paling optimal untuk memperbaiki daya ingat jangka panjang kita,” ujar Madyo ketika ditemui di rumahnya di Kompleks Unilever Indonesia...

Tempat-tempat yang WAJIB dikunjungi kalau pulang nanti....

TEMPAT JAJAN JAJAN BANDUNG NASI GORENG Borobudur , Jl. Setiabudi Sumber Hidangan, Jl. Braga Braga Permai (porsi besar) Daerah Geger Kalong, dekat rental Prambanan Toko Yu, Jl. Hasannudin Jl. Bahureksa - depannya SMPK 4 BPK Nasi Goreng Bejo, kantin Fisip UNPAR Nasi Goreng JL. Rajiman Jl. Sadewa Jl. Kresna (depan salon, dekat lapangan) Nasi Goreng Ohar di dalem pasar baru. Yang ini juga enak, kalau tidak tau tempatnya tinggal minta ditunjukkan kepada pedagang di sana tentang nasi goreng Ohar. Nasi Goreng Jl. Kresna (depan Salon, deket lapangan) Nasi Goreng di Abadi (dulunya the Tanabe), Jl. Setiabudhi Nasi Goreng Ikan Asin, di Kafe Batu, jl. Burangrang Nasi Goreng Ikan Asin, di Gerbong Antrik (alamat menyusul - lupa) Nasi Goreng Jl. Pasirkaliki. Di sejajaran Gereja Hok Im Tong, sesudah melewati jalan semar nah di situ khan banyak orang jualan, cari sal...